Kesetiaan Pelanggan: 5 Tips untuk Sales Representatif

SB1M – Sebagaimana kita sama-sama ketahui bahwa ketika melakukan penjualan sangat mudah dilakukan oleh tim sales and marketing, namun untuk dapat menciptakan repeat order dari pelanggan sungguh bukan pekerjaan yang mudah.

Penjual terlalu sering melupakan layanan purna jual, padahal hal ini sangat penting mengingat jauh lebih mudah menawarkan kepada pelanggan yang sudah pernah melakukan pembelian dengan kita.

“Mengabaikan langkah penting ini mungkin berarti bisnis anda hanya terfokus pada angka penjualan dan belum memikirkan penjualan berulang ( Repeat Order), referal dari pelanggan dan membangun brand recognition.” Kata Caretsky dari Business News Daily.

Untuk menghindari kesalahan tersebut, Caretsky menawarkan lima tips tentang cara untuk secara proaktif membangun hubungan penjualan dan dapat menghasilkan kepuasan pelanggan:

Sales Success

Sales Success

1. Membangun Hubungan. Tim penjual tidak hanya terfokus dalam melakukan deal atau closing penjualan tapi juga membangun relasi yang positif dengan pelanggan. Tidak hanya mengejar kontrak pesanan tapi juga memberikan nilai lebih dan keuntungan bagi pelanggan.

2. Tindak Lanjut (Follow Up). Misalkan: untuk bengkel mobil, setelah selesai dilakukan servis dan pelanggan meninggalkan bengkel maka bagian customer service menghubungi pelanggan menanyakan apa masih ada keluhan dari jasa yang sudah diberikan?. Dengan melakukan hal itu pelanggan akan merasakan perhatian dan tanggung jawab dari perusahaan dan meningkatkan kepuasa layanan yang di dapat.

3. Melakukan Hal-hal yang Tak Terduga. Misal: dengan menelpon pelanggan dan menanyakan hal-hal apa saja yang bisa di bantu dalam situasi saat itu. Buat cek list pertanyaan yang dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan. Hasilnya bisa tak terduga.

4. Cari Peluang Lain. Ketika terjadi penjualan lakukan pendalaman terhadapa pelanggan, mungkin saja mereka membutuhkan tambahan jasa di departemen yang lain. Dengan begitu menambah peluang adanya order tambahan.

5. Lakukan Re-Marketing. Jika pelanggan lama sudah tidak melakukan order lagi, kunjungi pelanggan dan katakan apa yang bisa di dukung. dengan melakukan hal ini peluang akan terbuka.

Caretsky mengatakan bahwa penjual yang cerdas akan melakukan follow up dan teknik pendekatan pro aktif  dimana deal yang close bukanlah hubungan yang closed. Jadi ketika terjadi closing itulah hubungan baru di mulai.

” Mereka memahami bahwa penjualan yang sukses berhubungan dengan membangun relasi yang memberikan kepastian kepuasan dan menghubungi pelanggan secara berkala”

Dari berbagai Sumber:

Dipublikasikan pada MZ Omar’s Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s